• HOME PAGE
  • TIPS HIDUP SEHAT
  • BISNIS ONLINE
  • SMS GRATIS
  • SELAMAT DATANG DI BLOG SEDERHANA INI !!

    Sabtu, 15 Januari 2011

    MARILAH WASPADA TERHADAP FORMALIN

    Formalin adalah bahan kimia yang kegunaannya untuk urusan luar tubuh. Contohnya untuk pembunuh hama, pengawet mayat, bahan disinfektan dalam industri plastik, busa, dan resin untuk kertas.
    Di dalam formalin terkandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan metanol hingga 15 persen sebagai pengawet.
    Akibat masuknya formalin pada tubuh bisa akut maupun kronis. Kondisi akut tampak dengan gejala alergi, mata berair, mual, muntah, seperti iritasi, kemerahan, rasa terbakar, sakit perut, dan pusing.
    Kondisi kronis tampak setelah dalam jangka lama dan berulang bahan ini masuk ke dalam tubuh. Gejalanya iritasi parah, mata berair, juga gangguan pencernaan, hati, ginjal, pankreas, sistem saraf pusat, menstruasi, dan memicu kanker.
    Pertolongan pertama pada keracunan akut
    Tergantung konsentrasi cairan dan gejala yang dialami korban.
    * Sebelum ke rumah sakit: Gunakan arang aktif (norit). Jangan memberi rangsang agar muntah karena menimbulkan risiko trauma korosif pada saluran coma atas.

    * Di rumah sakit: Dilakukan bilas lambung (gastric lavage), pemberian arang aktif (meski pemberian ini akan mengganggu penglihatan bila dilakukan teropong usus untuk mendiagnosis trauma esofagus dan saluran cerna).

    Hemodialisis (cuci darah) untuk mengeliminasi habis formalin dari tubuh. Tindakan ini dilakukan bila terjadi keadaan asidosis metabolik (keracunan berat yang mengganggu metabolisme).
    Ciri makanan berformalin:
    Mi basah:
    • Bau sedikit menyengat.
    • Awet, tahan dua hari dalam suhu kamar (25 Celsius). Pada suhu 10 derajat C atau dalam lemari es bisa tahan lebih 15 hari.
    • Mi tampak mengkilat (seperti berminyak), liat (tidak mudah putus), dan tidak lengket.

    Tahu:
    • Bentuknya sangat bagus.
    • Kenyal
    • Tidak mudah hancur dan awet (sampai tiga hari pada suhu kamar 25 derajat Celcius). Pada suhu lemari es 10 derajat Celcius tahan lebih dari 15 hari.
    • Bau agak menyengat.
    • Aroma kedelai sudah tak nyata lagi.

    Ikan:
    • Warna putih bersih.
    • Kenyal.
    • Insangnya berwarna merah tua dan bukan merah segar.
    • Awet (pada suhu kamar) sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk.
    • Tidak terasa bau amis ikan, melainkan ada bau menyengat

    Bakso:
    • Kenyal.
    • Awet, setidaknya pada suhu kamar bisa tahan sampai lima hari.

    Ikan asin:
    • Ikan berwarna bersih cerah.
    • Tidak berbau khas ikan.
    • Awet sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar (25 derajat C).
    • Liat (tidak mudah hancur).

    Ayam potong:
    • Berwarna putih bersih.
    • Tidak mudah busuk atau awet dalam beberapa hari.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar