• HOME PAGE
  • TIPS HIDUP SEHAT
  • BISNIS ONLINE
  • SMS GRATIS
  • SELAMAT DATANG DI BLOG SEDERHANA INI !!

    Kamis, 17 Februari 2011

    PENGGUNA PONSEL BERESIKO MENDERITA TINNITUS (Telinga Berdenging) ?

    Para pengguna ponsel secara teratur, mungkin akan beresiko tinggi terkena tinnitus atau  berdenging dan mendesis yang lama di salah satu atau kedua telinga kita, yang kadang membuat jengkel penderitanya. 
    Para Ilmuwan di Universitas Wina tahun lalu melakukan penelitian dengan membandingkan 100 pasien tinnitus dengan 100 sukarelawan normal. Mereka terkejut atas hasil yang didapat bahwa pasien yang telah memakai ponsel sebelum menderita tinnitus sebanyak 37 % lebih, dibanding dengan bukan pengguna ponsel rutin. Dan 71 % lebih penderita tinitus lain hanya menggunakan ponsel  rata-rata selama 10 menit perhari.
    Sementara itu orang-orang  yang rutin menggunakan ponsel selama empat tahun, beresiko dua kali lebih besar akan menderita tinnitus. 
    Dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine, para peneliti mencatat bahwa penderita tinnitus telah meningkat dalam sepuluh tahun terakhir. Menurut observasi mereka bahwa emisi gelombang elektromegnetik dalam ponsel dapat meningkatkan resiko terkena tinnitus. 
    Menurut penelitian dari RNI for Deaf People di inggris bahwa satu dari tujuh orang di inggris pernah mengalami tinnitus. Namun tinnitus jangka panjang hanya mempengaruhi satu dari seratus orang saja.

    Terapi Musik Dapat Mengurangi Tinnitus ?
    Ilmuwan di Munster University Hospital di Jerman melakukan penelitian melibatkan 39 orang penderita tinnitus kronis, kesemuanya di minta untuk mendengarkan musik secara berkala. Sebagian dari mereka diterapi dengan musik yang telah di modifikasi terlebih dahulu untuk mengeluarkan suara yang berada di frekwensi yang setara dengan dering telinga mereka. Sebagian lagi hanya musik biasa saja.
    Dalam kurun waktu enam bulan  mereka melaporkan hasil nyata dan ada peningkatan selama terapi. Sementera mereka yang mendengarkan musik yang tidak di modifikasi,  tidak ada pengaruh  apapun pada tinnitus mereka.  
    Penelitian ini menyimpulkan bahwa efek bunyi berdenging yang tinggi dalam telinga (tinnitus) dapat dikurangi secara signifikan dengan cara yang lebih mudah, murah dan menyenangkan dengan pengobatan memakai musik. 
    Ilmuwan di Australia baru-baru melaporkan bahwa para ahli mungkin memiliki enam cara untuk mencegah timbulnya tinnitus. Mereka menemukan kemungkinan untuk memblokir saraf dari telinga ke otak segera setelah mendengar bunyi yang keras yang merusakan pendengaran. Sehingga mencegah saraf bekerja terlalu berat karena baru saja terjadi kerusakan pendengaran.

    Semoga Tetap Sehat....


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar